Info Bisnis id
No Result
View All Result
Thursday, February 19, 2026
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home News

Menghargai Hak di Dunia Digital

by Hermawan
July 31, 2021
0
Kenali Lebih Dekat Aplikasi Percakapan
154
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Media sosial memiliki segmentasi sendiri-sendiri atau kebiasaan yang terbagi dalam setiap generasi. Bagi generasi yang lahir setelah 2011 atau disebut generasi Alfa mereka mengandalkan media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube dan lain. Sedangkan kakek neneknya kelahiran tahun 1960 masih membaca koran dan nonton TV untuk memperoleh informasi berita dan media sosial Facebook untuk berhubungan dengan teman lama, sementara WhatsApp untuk tetap terkoneksi dengan anak-cucu.

Sedangkan kakek nenek kita atau orang tua kita atau yang kelahiran 1940-1960 jauh sekali dengan penggunaannya dengan generasi Z kelahiran 1995-2011 mengakses paling lengkap media sosial tanpa Facebook.

Ni Made Ras Amanda, Dosen Komunikasi Universitas Udayana Bali, mengatakan, generasi milenial yang lahir antara 1981-1995 atau usia 26-40. Merupakan generasi paling besar populasinya yang menggunakan media sosial YouTube Instagram, Twitter, Facebook, WhatsApp.

Ada perbedaan penggunaan media di setiap generasi oleh karena itu kadang mereka yang berada di generasi kolonial tidak cukup memahami apa yang digunakan atau bagaimana media yang digunakan oleh anak-anak generasi Alfa cucu atau anaknya

Misalnya cucunya mencontohkan dari video TikTok banyak kata-kata yang berbeda dari media sosial lain. Sebelum banyaknya media sosial seperti saat ini orang tua dapat memantau Bagaimana cara anak mereka berbicara dengan teman-temannya bisa mengobservasi kalau sekarang sudah tidak bisa karena mereka sudah hidup dan berkomunikasi di ruangnya tersendiri beda dengan zaman dulu.

“Ini yang menyebabkan salah satu akhirnya tingkat etis etika orang itu bisa berbeda-beda. Dan juga bagaimana memandang platform tidak mengenal fungsi platform ini begitu juga sebaliknya membuat banyak orang akhirnya memiliki persepsi yang berbeda pada sebuah etika,” jelasnya saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (30/7/2021) pagi.

Banyak ahli mengibaratkan internet itu bagaikan jalan tol yang mulus dan gratis siapapun suka menggunakan internet karena dapat mendapatkan informasi yang cepat gratis. Makanya, saat mengerjakan tugas dapat lebih banyak untuk referensi.

Misalnya membuat makalah tinggal browsing nanti kita sudah dapat mendapat pendapat gambar, jangan lupa semua yang dicari di media sosial terlebih sebuah pemikiran apapun itu dalam bentuk karya semua memiliki hak cipta.

“Misalnya saat kita mengutip cari informasi atau pendapat orang dari tulisannya jurnal. Kita tidak boleh meng-copy begitu saja ada proses pengutipan yang harus dilalui karena ini adalah ide pendapat orang itu menjadi penting,” ujarnya.

Begitu juga gambar kalau kita Googling kemudian ada tulisan: gambar Ini mengandung hak cipta, makanya sebenarnya Google sudah memperingati kita untuk berhati-hati kalau kita ingin mengcopy lalu disebarkan tanpa izin dan tanpa bertanya. Anda bisa terjerat aturan-aturan yang ada.

Apapun yang kita dapat melalui internet secara cepat itu adalah ada hak cipta jadi tidak semuanya gratis tetapi kita juga harus punya etika dalam menggunakan informasi informasi yang ada di internet.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, juga menghadirkan pembicara Dewi Tresnawati (RTIK Indonesia), Kis Uriel (storyteller), Khemal Andreas (NXG Indonesia), dan Tanisha Zharfa sebagai Key Opinion Leader.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

February 13, 2020
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Bersama Jaga Laut dan Pantai, Polytama Wujudkan Semangat K3 Berkelanjutan

Bersama Jaga Laut dan Pantai, Polytama Wujudkan Semangat K3 Berkelanjutan

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Bersama Jaga Laut dan Pantai, Polytama Wujudkan Semangat K3 Berkelanjutan

Bersama Jaga Laut dan Pantai, Polytama Wujudkan Semangat K3 Berkelanjutan

February 13, 2026
Coway Indonesia Resmikan Sales Office Bandung, Dukung Lingkungan  Rumah yang Lebih Sehat

Coway Indonesia Resmikan Sales Office Bandung, Dukung Lingkungan  Rumah yang Lebih Sehat

February 13, 2026
Polytama Jadikan K3 Bagian Integral Strategi Keberlanjutan dan Kinerja Perusahaan

Polytama Jadikan K3 Bagian Integral Strategi Keberlanjutan dan Kinerja Perusahaan

January 22, 2026
Bestie, Ini Tiga Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang QRIS, Bisa Buat Belanja di Pasar!

Produksi Telur Ayam RI 2025 Surplus, Pasokan Nasional Dinilai Stabil

January 14, 2026

Recent News

Bersama Jaga Laut dan Pantai, Polytama Wujudkan Semangat K3 Berkelanjutan

Bersama Jaga Laut dan Pantai, Polytama Wujudkan Semangat K3 Berkelanjutan

February 13, 2026
Coway Indonesia Resmikan Sales Office Bandung, Dukung Lingkungan  Rumah yang Lebih Sehat

Coway Indonesia Resmikan Sales Office Bandung, Dukung Lingkungan  Rumah yang Lebih Sehat

February 13, 2026

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In