Info Bisnis id
No Result
View All Result
Sunday, August 31, 2025
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home lifestyle

Perubahan Kehidupan Ibu di Era Digital

by Hermawan
August 4, 2021
0
UMKM Kepulauan Seribu Didorong Kemenkominfo Lebih Aktif Di Kancah Nasional
156
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah perubahan tidak terjadi tiba-tiba ada yang memulai, kemudian menyebar dan menjadi sebuah budaya. Transformasi digital sudah masuk ke dalam lingkup rumah masing-masing. Kita lihat saja dari alat-alat di dapur maupun alat-alat rumah tangga sudah ada beberapa orang yang sudah menggunakan robot. Misalkan sapu dan digital, dia tidak perlu di-setting lagi secara manual tapi secara otomatis sudah bisa membersihkan di waktu-waktu tertentu yang memang sudah dijadwalkan. Bukan hanya alat-alatnya saja, kehidupan seorang ibu pun berubah.

Litani Wattimena, Brand Communication Strategist menyebut 1.0 ibu rumah tangga. Seorang istri dan ibu yang bekerja di rumah melayani suami, mengurus anak dan mengerjakan seluruh pekerjaan rumah tangga. Fase ibu 2.0 ibu bekerja di luar rumah. Mereka juga ingin mengaktualisasikan diri mereka di luar rumah dengan cara bekerja, bukan hanya itu ibu bekerja juga ingin membantu perekonomian keluarga.

Memasuki ibu 3,0, ibu bekerja di rumah. Inilah fase sekarang ibu bekerja namun masih tetap berada di rumah. Mereka bisa bekerja kantoran namun dapat dikerjakan pekerjaannya di manapun atau secara remote.

“Para ibu ini menjadi entrepreneur bekerja menghasilkan uang tapi masih di rumah saja masih bisa mengurus anak-anak. Mungkin mereka berjualan online, memiliki toko online seperti saya sekarang. Bisa juga ibu yang memiliki pekerjaan freelance seperti penulis atau designer grafis atau apapun yang memang bisa dikerjakan di mana saja,” ungkapnya saat menjadi pembicara dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (3/8/2021).

Para ibu-ibu seperti ini sudah menyiapkan anak-anak mereka sebelum memulai bekerja walaupun kerjanya masih di samping anak-anak mereka. Ibu 2.0 juga sama sebelum berangkat ke kantor sudah menyiapkan segala kebutuhan suami dan anak.

Budaya yang akhirnya bergeser karena sudah ada satu orang yang melakukan lalu merembet ke banyak orang. Littani menanyakan, mungkinkah pada zaman 1.0 itu seorang ibu bekerja namun masih tetap di rumah. Jawabannya belum tentu mereka tidak bisa tapi belum ada belum ada pekerjaan yang dapat dilakukan hanya di rumah. Berbeda dengan sekarang menggunakan teknologi siapapun dapat bekerja dari rumah termasuk seorang ibu.

Sektor apa saja yang sudah bertransformasi yaitu sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, teknologi dan komunikasi dan sosial budaya.

“Dulu kita berpikir harus bertemu secara langsung, bertatap muka selalu, sekarang bisa bertemu bahkan lebih banyak sampai ujung Indonesia. Dulu disebutnya kopi darat tapi sekarang kita sebutnya kopi udara jadi bertemu melalui udara,” ujarnya.

Sektor pemerintahan juga seperti itu, mengurus izin sekarang melalui online begitu juga dengan perpanjangan STNK dan laporan pajak. Urusan keagamaan pun demikian, semua berdakwah melalui media sosial lebih mencari anak muda atau berkhotbah melalui streaming di gereja-gereja yang bisa diikuti dari mana saja. Litani mengatakan, dari semua sektor ini tidak ada yang baru semua serba lama, sebelum ada digital berkembang, sektor-sektor ini sudah ada hanya yang berubah adalah budaya digital atau cara baru kita dalam menjalankan budaya sehari-hari ke dalam bentuk digital.

Kita menjalankan kebudayaan kita dalam bentuk digital, jadi bukan budaya baru. Apakah kita siap dengan dunia yang bertransformasi? Jawab Litani, kita sudah siap apabila memahami empat pilar literasi digital, ketika kita sudah memahami empat pilar literasi digital yakni kecakapan digital, Budaya digital, etika digital dan keamanan digital.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (3/8/2021) juga menghadirkan pembicara Geri Sugiran (RTIK Sukabumi) Eris Rustandi (Pengajar), Gunawan Kamri (PT. Kuliner Anak Indonesia), dan Arwina pradini sebagai Key Opinion Leader.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Manfaat Teknologi Digital bagi Anak

Manfaat Teknologi Digital bagi Anak

August 27, 2021
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Relaksasi Kredit Nasabah  Astra Financial  Mencapai Rp 21,9 Triliun

FIF Siap Terbitkan Obligasi Rp2,5 Triliun untuk Perkuat Modal Kerja

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Relaksasi Kredit Nasabah  Astra Financial  Mencapai Rp 21,9 Triliun

FIF Siap Terbitkan Obligasi Rp2,5 Triliun untuk Perkuat Modal Kerja

August 28, 2025
Ini 4 Alasan Generasi Milenial Perlu Proteksi dari Risiko Keuangan

Sun Life Luncurkan Asuransi Jiwa Hingga Usia 100 Tahun, Fokus pada Warisan Terencana

August 28, 2025
Komit, Terapkan K3, PGE Borong Banyak Penghargaan dari Kementerian ESDM

Kolaborasi Hankook-VKTR, Dukung Elektrifikasi Transportasi Publik Indonesia

August 28, 2025
Perang Dagang Kian Panas,  Rupiah Diprediksi Dikisaran Rp14.428/USD

Patriot Bond Dinilai Jadi Solusi Dana Pengusaha Mengendap di Luar Negeri

August 28, 2025

Recent News

Relaksasi Kredit Nasabah  Astra Financial  Mencapai Rp 21,9 Triliun

FIF Siap Terbitkan Obligasi Rp2,5 Triliun untuk Perkuat Modal Kerja

August 28, 2025
Ini 4 Alasan Generasi Milenial Perlu Proteksi dari Risiko Keuangan

Sun Life Luncurkan Asuransi Jiwa Hingga Usia 100 Tahun, Fokus pada Warisan Terencana

August 28, 2025

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In