Pandemi mengajarkankan sesuatu hal yang baru lagi khususnya untuk orang-orang di dunia event atau orang-orang yang memang kreatif untuk membuat sebuah acara. Bagaimana kini di saat kita tidak bisa berkumpul secara langsung, event itu dapat tetap diselenggara secara online.
Keuntungan dari membuat virtual event, Zacky Badrudin, founder Visquares sebuah platform untuk mengadakan acara tentu dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Ketika kita ada di Jakarta tapi kita bisa mendatangkan narasumber yang diinginkan dari berbagai daerah. Tentu lebih murah dari event biasa bahkan membuat ide event lebih menarik.
“Ide event juga lebih kreatif, menarik dan luas, bahkan banyak revenue yang bisa digali karena tidak hanya satu daerah dan satu venue bisa. Kita bisa lebih luas lagi untuk mendapatkan sponsorship melebihi dari event-event sebelumnya,” jelasnya saat sedang mengisi webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (20/9/2021).
Keuntungan lain, penyelenggara mendapatkan data report yang lengkap dan detail. Karena digital, jadi seluruh data analitical semua tersedia. Misalnya seperti sudah berapa orang yang berkunjung ke suatu booth, berapa lama berkunjungnya. Latar belakang mereka dari mana, asalnya juga semuanya lengkap. Ketika data record lengkap maka kita bisa membuat sebuah laporan tren yang dapat kita gunakan untuk membuat event selanjutnya.
Ide-ide dari virtual event seperti webinar atau seminar online, bazar online, konser online, jalan-jalan, gala dinner online, product launching secara pameran properti dan event olahraga online
Saat membuat virtual event, pastinya selalu membuat perencanaan dengan konsep yang detail seperti dengan menambahkan target audiens lalu selalu melakukan latihan.
Pilih teknologi dan fungsi yang tepat dengan event konsep kita bisa menyesuaikan teknologi dengan konsep dari teknologi yang sudah biasa digunakan agar mudah diakses. Kita juga harus membuat konten interaktif dan dekat dengan peserta dengan cara menggunakan tools yang tepat dan konten yang menarik
“Content is king, bagaimana bisa menarik perhatian online ataupun offline. Kalau offline cenderung kita bisa lebih mudah karena kita bisa membuat suatu menjadi lebih ramai dan membuat orang datang. Kalau online itu terlalu luas dan tidak semua orang tahu mengenai acara kita. Sehingga jika kita memiliki atau membuat konten yang menarik, orang akan sendirinya masuk ke dalam event kita,” ungkapnya.
Terakhir, melakukan follow-up setelah event dengan cara melakukan teks blast ucapan terima kasih dan membuat event digital ini lebih humanis. Meskipun tidak tatap muka namun melakukan pendekatan layaknya bertemu.
Webinar juga menghadirkan pembicara Mario Devys (relawan TIK Indonesia), Andro Hartanto (Kreator Konten Properti), Gunawan Lamri (pengusaha F&B), dan Benito sebagai Key Opinion Leader.












