Etika merupakan suatu nilai yang menjelaskan mengenai apa yang boleh atau tidak dilakukan serta pantas atau tidak. Etika juga dibagi menjadi dua yaitu etika tradisional dan etika kontemporer. Etika tradisional adalah etika yang kita dapatkan setiap hari, mengenai tata cara yang kita dapatkan setiap saat di kehidupan kita sehari-hari.
Menurut, Soni Mongan, komedian dan kreator konten etika yang kita junjung tinggi sejak dulu atau yang disebut dengan norma. Sedangkan etika kontemporer adalah etika yang muncul dalam interaksi kita di dalam dunia digital.
“Apapun yang kita lakukan melalui internet itulah bagaimana etika kontemporer harus dilakukan. Baik dalam memposting sesuai, berkomentar hingga hanya sebagai penikmat konten,” ungkapnya saat mengisi webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (04/10/2021).
Dari kedua etika itu muncul yang namanya the good day program mengenai kesadaran, bagaimana kita menjadi orang yang bertanggung jawab, integritas atau kejujuran dan tentunya penuh dengan kebajikan. Dari keempat ini kita bisa lihat bagaimana etika digital itu.
Kita harus etis atau menjaga etika di ruang digital karena dalam ruang digital kita akan berinteraksi dan berkomunikasi dengan berbagai perbedaan kultural sehingga sangat mungkin pertemuan secara global tersebut akan menciptakan standar baru etika. Ada perbedaan bahasa dan budaya sehingga ketika kita menempati sebuah ruangan baru kita juga harus memiliki kesadaran untuk menjaga etika itu. Jadi etika-etika yang harus disadari oleh pengguna digital yakni berpikir dahulu sebelum berkomentar.
“Karena akan berbeda cara penyampaian hanya jika dilihat dari tulisan dengan berucap langsung. Maka dari itu penting juga untuk menggunakan bahasa yang sopan dan santun. Taat pada standar perilaku online yang sama kita jalin dalam kehidupan nyata,” jelasnya.
Karena kita berinteraksi dengan berbagai orang dalam belahan dunia manapun sehingga kita harus menghormati waktu orang lain serta privasi orang lain. Tidak sembarangan menandai foto dan selalu meminta izin saat ingin membagikan foto orang lain. Etika menyangkut kenyamanan semua pihak yang ada di ruang digital, itulah gunanya etika selain melindungi diri kita dari persepsi yang buruh dari orang lain, jejak digital yang buruh dan ancaman hukum.
Webinar juga menghadirkan pembicara, Allana Abdullah (investor startup), Andro Hartanto (Founder IOJIN), Didin Miftahuddin (Founder Gmath pro Indonesia), dan Yumna Aisyah sebagai Key Opinion Leader.












