Info Bisnis id
No Result
View All Result
Wednesday, February 25, 2026
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Mitratel Raih Pertumbuhan Pendapatan dan Efisiensi Biaya di Kuartal Pertama 2024

by infobisnis@admin
April 22, 2024
0
161
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel mencatat pertumbuhan pendapatan pada kuarta pertama 2024. Pendapatan mencapai Rp2,20 triliun, naik 7,3% dari tahun sebelumnya. Bisnis sewa menara memberikan kontribusi sebesar Rp1,83 triliun, meningkat 5,4%, sementara pendapatan dari bisnis fiber melonjak 148,8% menjadi Rp85,22 miliar.

Menanggapi pencapaian ini, Teddy, Direktur Utama Mitratel, mengungkapkan keberhasilan pertumbuhan pendapatan disertai dengan pengelolaan biaya yang lebih efisien. EBITDA perseroan meningkat menjadi Rp1,84 triliun, naik 9,9%, dengan EBITDA Margin mencapai 83,5%. Laba bersih juga meningkat menjadi Rp520,99 miliar, naik 4% dari tahun sebelumnya.

Pengembangan Fiber Optik untuk Masa Depan

Mitratel meyakini bahwa bisnis fiber optik memiliki prospek yang cerah sebagai mesin pertumbuhan baru di masa depan. Teddy menyatakan bahwa bisnis ini akan terus dikembangkan untuk mendukung kebutuhan operator seluler akan jaringan berlatensi rendah dan teknologi 5G.

Sejak tahun 2022, Mitratel telah aktif menggarap bisnis fiber optik ini dengan penambahan jangkauan secara organik maupun inorganik. Hingga Maret 2024, panjang fiber optik mereka mencapai 36.257 kilometer, dengan penambahan sebanyak 3,736 kilometer dalam kurun waktu tersebut.

Pemilik Menara Terbanyak di Indonesia dan Asia Tenggara

Selain fokus pada fiber optik, Mitratel juga mempertahankan posisinya sebagai pemilik menara terbanyak di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini memiliki 38.135 menara per Maret 2024, dengan penambahan 0,3% dari akhir tahun sebelumnya.

Distribusi aset yang luas memberikan keuntungan strategis bagi Mitratel, terutama dengan ekspansi operator telekomunikasi ke luar Jawa dan area rural. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur dan kualitas jaringan internet di seluruh negeri.

Peningkatan Tenant dan Kolokasi

Bersamaan dengan pertumbuhan aset menara dan fiber optik, Mitratel juga mencatat peningkatan jumlah penyewa (tenant) dan kolokasi. Jumlah penyewa meningkat menjadi 57.808 pada Maret 2024, sementara kolokasi naik 1,4% menjadi 19.673, yang menghasilkan tenancy ratio sebesar 1,52x.

Dengan capaian ini, Mitratel terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri telekomunikasi dan memberikan akses internet berkualitas tinggi kepada masyarakat.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

February 13, 2020
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

February 24, 2026
Perang Dagang Kian Panas,  Rupiah Diprediksi Dikisaran Rp14.428/USD

Uang Beredar Januari 2026 Tumbuh 10 Persen, BI Catat M2 Tembus Rp10.117 Triliun

February 24, 2026
Dukung Pemulihan Ekonomi, bank bjb Fasilitasi SBR 011

Emisi Obligasi dan Sukuk 2026 Capai Rp15,71 Triliun, Multifinance Dominasi Pipeline

February 24, 2026

BFI Finance Siapkan Rp100 Miliar untuk Buyback Saham, Jaga Stabilitas di Tengah Volatilitas

February 24, 2026

Recent News

Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

February 24, 2026
Perang Dagang Kian Panas,  Rupiah Diprediksi Dikisaran Rp14.428/USD

Uang Beredar Januari 2026 Tumbuh 10 Persen, BI Catat M2 Tembus Rp10.117 Triliun

February 24, 2026

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In