Info Bisnis id
No Result
View All Result
Sunday, August 31, 2025
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Bukalapak Berdarah-Darah! Rugi Bengkak Jadi Rp1,54 Triliun Meski Pendapatan Naik

by infobisnis@admin
March 19, 2025
0
Kerja Sama Vidio dengan Bukalapak
154
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) masih harus berjuang keras di tengah persaingan ketat industri e-commerce. Meski berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan, perusahaan tetap merugi lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Laporan keuangan terbaru menunjukkan bahwa sepanjang 2024, rugi bersih Bukalapak membengkak 13,26% menjadi Rp1,54 triliun, naik dari Rp1,36 triliun pada 2023. Akibatnya, rugi per saham dasar ikut naik dari Rp13,24 menjadi Rp15,00.

Bukalapak sebenarnya masih mencatat kenaikan pendapatan, meski tipis. Sepanjang 2024, total pendapatan perusahaan mencapai Rp4,46 triliun, naik 0,50% dibandingkan Rp4,43 triliun pada tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, segmen marketplace menyumbang Rp2,51 triliun, sementara layanan online-to-offline (O2O) berkontribusi Rp2,08 triliun, setelah dikurangi eliminasi sebesar Rp141,35 miliar.

Namun, lonjakan beban operasional menekan kinerja keuangan Bukalapak. Beban pokok pendapatan melonjak menjadi Rp3,74 triliun, naik dari Rp3,38 triliun pada 2023. Beban umum dan administrasi juga naik menjadi Rp1,45 triliun, sementara rugi usaha meningkat signifikan 18,02% menjadi Rp2,51 triliun dari Rp2,12 triliun tahun lalu.

Di sisi lain, Bukalapak tampaknya berusaha memangkas pengeluaran di beberapa sektor. Beban penjualan dan pemasaran mengalami penurunan drastis dari Rp518,43 miliar menjadi Rp328,43 miliar. Ini mengindikasikan upaya perusahaan untuk lebih efisien dalam strategi promosi dan akuisisi pengguna.

“Meski menghadapi tantangan besar, kami tetap fokus pada strategi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem digital yang berkelanjutan dan mengoptimalkan layanan bagi para pengguna kami,” ujar perwakilan manajemen Bukalapak.

Dari sisi neraca keuangan, total aset Bukalapak mengalami penurunan dari Rp26,12 triliun pada 2023 menjadi Rp24,79 triliun di akhir 2024. Sebagian besar terdiri dari aset lancar senilai Rp17,83 triliun dan aset tidak lancar Rp6,95 triliun.

Namun, yang patut menjadi perhatian adalah kenaikan total liabilitas yang mencapai Rp1,09 triliun, naik signifikan dari Rp792,02 miliar tahun sebelumnya. Sementara itu, ekuitas perusahaan merosot dari Rp25,33 triliun menjadi Rp23,70 triliun.

Dengan kondisi ini, tantangan bagi Bukalapak ke depan adalah bagaimana menekan kerugian tanpa mengorbankan pertumbuhan bisnisnya. Mampukah perusahaan bangkit dan kembali ke jalur profitabilitas, atau justru makin terpuruk di tengah persaingan e-commerce yang semakin sengit?

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Manfaat Teknologi Digital bagi Anak

Manfaat Teknologi Digital bagi Anak

August 27, 2021
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Relaksasi Kredit Nasabah  Astra Financial  Mencapai Rp 21,9 Triliun

FIF Siap Terbitkan Obligasi Rp2,5 Triliun untuk Perkuat Modal Kerja

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Relaksasi Kredit Nasabah  Astra Financial  Mencapai Rp 21,9 Triliun

FIF Siap Terbitkan Obligasi Rp2,5 Triliun untuk Perkuat Modal Kerja

August 28, 2025
Ini 4 Alasan Generasi Milenial Perlu Proteksi dari Risiko Keuangan

Sun Life Luncurkan Asuransi Jiwa Hingga Usia 100 Tahun, Fokus pada Warisan Terencana

August 28, 2025
Komit, Terapkan K3, PGE Borong Banyak Penghargaan dari Kementerian ESDM

Kolaborasi Hankook-VKTR, Dukung Elektrifikasi Transportasi Publik Indonesia

August 28, 2025
Perang Dagang Kian Panas,  Rupiah Diprediksi Dikisaran Rp14.428/USD

Patriot Bond Dinilai Jadi Solusi Dana Pengusaha Mengendap di Luar Negeri

August 28, 2025

Recent News

Relaksasi Kredit Nasabah  Astra Financial  Mencapai Rp 21,9 Triliun

FIF Siap Terbitkan Obligasi Rp2,5 Triliun untuk Perkuat Modal Kerja

August 28, 2025
Ini 4 Alasan Generasi Milenial Perlu Proteksi dari Risiko Keuangan

Sun Life Luncurkan Asuransi Jiwa Hingga Usia 100 Tahun, Fokus pada Warisan Terencana

August 28, 2025

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In