PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) optimistis mampu mempertahankan kinerja positif hingga akhir 2025 setelah mencatat hasil menggembirakan pada semester I. Corporate Secretary KIJA, Mulyadi Suganda, menyatakan target tahun ini tetap dipertahankan tanpa revisi, mengacu pada pencapaian enam bulan pertama yang dinilai solid.
Hingga paruh pertama 2025, KIJA membukukan marketing sales Rp1,9 triliun atau 55% dari target tahunan Rp3,5 triliun. Capaian ini tumbuh 13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,7 triliun. Perseroan menegaskan akan tetap fokus mengejar target sesuai rencana awal.
Proyek unggulan pada semester II/2025 diproyeksikan tetap berasal dari Kawasan Industri Kendal, dengan mayoritas investor dari China serta beberapa dari Taiwan, Korea, dan Jepang. Dari total target tahunan, Rp2,25 triliun ditargetkan berasal dari proyek joint venture di Kendal.
Optimisme perseroan juga ditopang kinerja keuangan yang solid. Pada semester I/2025, KIJA membukukan pendapatan konsolidasi Rp2,72 triliun, naik 14% dibandingkan Rp2,38 triliun pada periode sama 2024. Laba bersih melonjak 523,5% menjadi Rp310,65 miliar dari sebelumnya Rp49,82 miliar.
Dalam strategi pertumbuhan, KIJA fokus mengembangkan properti komersial ruko multiguna, sejalan dengan meningkatnya tren e-commerce yang mendorong kebutuhan industri logistik dan pergudangan. Proyek ini diharapkan menjadi penopang tambahan kinerja perseroan.
Senior Managing Director Jababeka, Ivonne Anggraini, menyebut ruko multiguna semakin diminati karena efisiensi biaya operasional dan keterbatasan lahan di kota besar. Bangunan ini dinilai praktis karena dapat difungsikan sebagai ruang penjualan, operasional, dan penyimpanan sekaligus.
Menurut Ivonne, kebutuhan akan bangunan komersial dengan lokasi strategis dan akses mudah terus meningkat, khususnya dari pelaku e-commerce. Hal ini menjadi alasan Jababeka fokus mengembangkan kawasan Jababeka Bizpark yang menargetkan serah terima pada 2025.
Dengan kombinasi pengembangan kawasan industri dan properti komersial, KIJA menargetkan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memperkuat posisinya sebagai pengembang kawasan terintegrasi di Indonesia.