Info Bisnis id
No Result
View All Result
Friday, March 6, 2026
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home Investasi

OJK Catat 18 Fintech Lending Punya Kredit Macet di Atas Batas Aman

by infobisnis@admin
March 6, 2026
0
Wahhh, Sudah Seribu Lebih Layanan Fintech Diblokir OJK
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Otoritas pengawas sektor keuangan mencatat peningkatan risiko kredit pada industri pinjaman daring. Otoritas Jasa Keuangan melaporkan terdapat 18 penyelenggara fintech peer to peer lending yang memiliki tingkat kredit macet atau TWP90 di atas 5 persen per Januari 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK Agusman menjelaskan bahwa sebagian besar platform dengan rasio kredit macet tinggi berasal dari penyelenggara yang menyalurkan pembiayaan pada sektor produktif.

Terhadap platform yang melampaui ambang batas tersebut, OJK telah mengambil langkah pengawasan sesuai ketentuan. Upaya yang dilakukan antara lain pembinaan kepada perusahaan, permintaan rencana aksi perbaikan, hingga penerapan sanksi administratif bagi penyelenggara yang tidak memenuhi standar pengelolaan risiko.

Pendekatan pengawasan itu berlaku bagi seluruh penyelenggara fintech lending, termasuk platform berbasis syariah. Fokus utama pengawasan diarahkan pada penguatan manajemen risiko, kualitas pendanaan, serta peningkatan tata kelola perusahaan agar stabilitas industri tetap terjaga.

Data regulator juga menunjukkan bahwa rasio TWP90 industri fintech lending mengalami peningkatan pada awal tahun ini. Per Januari 2026, rasio kredit macet tercatat sebesar 4,38 persen, naik dibandingkan Desember 2025 yang sebesar 4,32 persen dan jauh lebih tinggi dibandingkan Januari 2025 yang berada di level 2,52 persen.

Meskipun masih berada di bawah batas aman yang ditetapkan regulator sebesar 5 persen, tren kenaikan tersebut mulai mendekati ambang batas yang perlu diwaspadai. Kondisi ini menandakan perlunya penguatan pengelolaan risiko oleh para penyelenggara pinjaman daring.

Asosiasi industri menilai kenaikan rasio kredit macet sebagian dipicu oleh kasus yang terjadi pada beberapa platform. Ketua Umum Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia Entjik Djafar menyatakan, “Sangat disayangkan adanya lonjakan kredit macet di platform yang disebabkan fraud, jumlahnya cukup signifikan mempengaruhi kinerja industri dan memperburuk TWP90.”

Meski demikian, pelaku industri menilai berbagai upaya untuk menekan kredit bermasalah sebenarnya sudah berjalan. Ke depan, asosiasi bersama para anggota berkomitmen memperketat kontrol kredit dan memperkuat prinsip kehati-hatian agar risiko pembiayaan dapat ditekan dan kinerja industri fintech lending tetap terjaga.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

February 13, 2020
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Transformasi Elnusa Berbuah Manis, Pendapatan Tembus Rp14,5 T Pada 2025

Transformasi Elnusa Berbuah Manis, Pendapatan Tembus Rp14,5 T Pada 2025

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Transformasi Elnusa Berbuah Manis, Pendapatan Tembus Rp14,5 T Pada 2025

Transformasi Elnusa Berbuah Manis, Pendapatan Tembus Rp14,5 T Pada 2025

March 6, 2026
Ramalan Cuan Kripto dari Bos Indodax

Setelah Reli Tajam, Bitcoin Melemah ke US$70.000: Koreksi Sementara atau Awal Tren Baru?

March 6, 2026
Belajar dari Kisah Sukses Warren Buffett: Guru Investasi dan Filantropi

Pasar Turun Bukan Ancaman, Ini Strategi Warren Buffett Mengubah Volatilitas Jadi Peluang

March 6, 2026
Wahh, Ternyata Millenial Beli Emas Buat Mahar Nikah

Harga Emas Antam Turun ke Rp3,02 Juta per Gram, Investor Masih Waspadai Dolar AS

March 6, 2026

Recent News

Transformasi Elnusa Berbuah Manis, Pendapatan Tembus Rp14,5 T Pada 2025

Transformasi Elnusa Berbuah Manis, Pendapatan Tembus Rp14,5 T Pada 2025

March 6, 2026
Ramalan Cuan Kripto dari Bos Indodax

Setelah Reli Tajam, Bitcoin Melemah ke US$70.000: Koreksi Sementara atau Awal Tren Baru?

March 6, 2026

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In