Industri otomotif nasional mengawali tahun 2026 dengan performa gemilang. Data penjualan wholesales (pabrik ke dealer) pada Februari 2026 melesat 22 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dengan total distribusi mencapai 81.159 unit.
Geliat industri otomotif nasional mulai terlihat di awal tahun. PT Astra International Tbk, melalui lini grup otomotifnya, mencatatkan penjualan sebanyak 38.074 unit pada Februari 2026. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 9 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Dengan pencapaian itu, pangsa pasar Astra melesat hingga 47 persen. Artinya, hampir satu dari dua mobil yang terjual di dalam negeri pada Februari lalu merupakan produk dari merek-merek di bawah naungan raksasa otomotif tersebut.
Secara keseluruhan, industri otomotif Indonesia juga tengah bergairah. Data kumulatif mencatat penjualan mobil nasional sepanjang Januari–Februari 2026 mencapai 147.631 unit. Realisasi ini tumbuh sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada rentang waktu dua bulan tersebut, kontribusi Grup Astra pun ikut melesat. Mereka berhasil membukukan penjualan sebanyak 72.941 unit, menegaskan dominasinya di tengah persaingan pasar yang kian kompetitif.
Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, menyebut bahwa tren positif ini merupakan cermin dari aktivitas pasar otomotif yang semakin dinamis. “Peningkatan penjualan pada Februari menunjukkan optimisme pasar di awal tahun,” ujarnya.
Menjelang momen istimewa, Windy menambahkan bahwa Ramadan dan Lebaran diproyeksikan akan menjadi katalis tambahan yang mendorong lonjakan permintaan kendaraan di Indonesia.
“Pergerakan penjualan pada Februari 2026 menunjukkan aktivitas pasar otomotif nasional yang lebih dinamis di awal tahun dan mencerminkan adanya peningkatan aktivitas pembelian kendaraan. Momentum Ramadan dan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat diharapkan dapat memberikan dorongan tambahan bagi permintaan kendaraan,” ujar Windy.
Astra Bidik Lonjakan Permintaan Jelang Lebaran, Pasar Otomotif Makin Panas
Menatap momen Ramadan dan Idul Fitri, Astra International tak hanya berpuas diri. Perusahaan menyiapkan amunisi lengkap untuk meraih berkah momen spesial tersebut, mulai dari jajaran produk anyar hingga layanan terintegrasi.
“Kami akan terus menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, didukung oleh jaringan penjualan serta layanan purnajual yang terintegrasi di seluruh Indonesia,” tegas Windy Riswantyo, Head of Corporate Communications Astra.
Strategi tersebut menjadi kunci bagi Astra untuk mempertahankan tahtanya di puncak industri. Pada Februari lalu, kontribusi penjualan terbesar masih datang dari merek-merek legendaris di bawah naungannya.
Toyota Kokoh di Puncak, Daihatsu Perkasa
Rincian penjualan menunjukkan Toyota + Lexus masih menjadi primadona dengan torehan 22.622 unit. Tak kalah garang, Daihatsu membukukan penjualan 13.452 unit, diikuti Isuzu yang melego 1.948 unit kendaraan niaga. Sementara itu, UD Trucks berkontribusi sebanyak 5 unit.
Dengan komposisi tersebut, total penjualan wholesales Astra pada Februari 2026 mencapai 38.074 unit. Capaian ini mengukuhkan pangsa pasar sebesar 47 persen dari total penjualan mobil nasional, mempertegas posisi Astra sebagai penguasa pasar yang sulit tergoyahkan.












