Info Bisnis id
No Result
View All Result
Monday, April 6, 2026
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home lifestyle

Candu VS Produktif di Medsos

by Hermawan
July 15, 2021
0
Ingat Prinsip Literasi Digital ya,  Jangan Langsung Percaya
154
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Masyarakat sebenarnya telah kecanduan dengan internet. Pandemi mempercepat hubungan kita dengan digital, sehingga mengubah cara bisnis kita. Setiap harinya, kita mengunjungi media sosial, berkontribusi, bahkan bekerja melalui platform tersebut. Dengan jumlah rata-rata waktu yang dihabiskan di media sosial selama 3 jam.

“Media sosial harus menjadi tempat memperluas wawasan, mengembangkan keterampilan, dan mencari potensi income tambahan. Dengan pandemi ini sebelumnya, potensi income kita terilusi itu amat besar. Hal yang dapat dilakukan, seperti mengisi kelas webinar, Youtube, podcast, menulis blog/jurnal,” papar Bowo W. Suhardjo, Komisaris Independen IndoStreling Aset Manajemen Konsultan Bisnis, saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021).

Dari semua data itu, kita sudah pasti kecanduan. Kita harus mencari angle-angle di mana kita bisa produktif dalam menggunakannya. Misalnya, bermain di pasar atau platform yang kita jagokan. Fakta lainnya, belanja semakin gampang ditambah dengan adanya paylater.

“Kemudian Instagram, penggunanya di Indonesia ada 69 juta. Analisa pengguna Instagram sebanyak 36% berusia 18-24 tahun dan 33,2% berusia 25-34 tahun. Ini adalah market kita. Kalau kita mau jualan harus memikirkan orang-orang muda ini maunya apa. Penggunanya 51% adalah wanita,” tambahnya.

Ia menyampaikan alasan mengapa Instagram merupakan ruang dan lebih disukai wanita. Di antaranya, ada ruang obrolan karena pada dasarnya wanita suka membicarakan berbagai hal dari mulai yang kecil hingga besar. Kedua, suka stalking, wanita suka memantau beberapa hal yang membiat mereka penasaran, tergantung dengan ketertarikan mereka. Ketiga, peduli sesama, wanita tidak sungkan untuk menggalang kebaikan untuk tujuan tertentu melaui platform ini.

Keempat, wanita itu narsis dan suka mengeksplorasi diri melalui foto selfie. Kelima, wanita senang perhatian dan ditumpahkan ke media sosial. Keenam, wanita suka belanja dan Instagram juga memiliki fokusnya dalam memudahkan belanja pengguna dengan fitur Instagram Shop.

Memanfaatkan kemampuan literasi digital untuk berjualan di platform media sosial menjadi salah satu cara untuk produktif. Fitur Instastory, Reels, dan Instashop memudahkan berjualan. Beberapa online shop yang memanfaatkan Instagram sebagai platform berjualan dan mendapat followers hingga ratusan ribu, seperti Devilknitwear (475rb), Mayoutfit (499rb), dan Rubylicious (475rb).

Apabila belum berjualan secara online, maka hal yang dipaparkan oleh Bowo ini dapat menjadi langkah awal dalam memulai. Pertama, menentukan produk yang akan dijual secara online dapat berupa produk sendiri, reseller, atau dropship. Kemudian, memperhatikan dan memanfaatkan tren yang ada. Selanjutnya, membuat toko online melalui media sosial atau marketplace, menyajikan foto produk yang menarik. Langkah selanjutnya, melakukan promosi dengan memanfaatkan fasilitas yang ada.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021) ini juga menghadirkan pembicara, Geri Sugiran AS (Dewan Pembina Relawan TIK Jabar – Dosen TIK Stikes Kota Sukabumi), Devie Rahmawati (Dosen Vokasi Universitas Indonesia), M. Agreindra Helmiawan (Klik Indonesia & LFFM STMIK Sumedang), dan Dian Putri Utami sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

February 13, 2020
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Bank Maybank Indonesia Kucurkan Pembiayaan Hijau Rp2 Triliun

Maybank Indonesia Genjot Pembiayaan Hijau, Tumbuh 92,9% di 2025

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Bank Maybank Indonesia Kucurkan Pembiayaan Hijau Rp2 Triliun

Maybank Indonesia Genjot Pembiayaan Hijau, Tumbuh 92,9% di 2025

April 6, 2026
Perang Dagang Kian Panas,  Rupiah Diprediksi Dikisaran Rp14.428/USD

Bank Mandiri Tembus Pasar Global, Obligasi USD 750 Juta Diserbu Investor

April 6, 2026
China Jadi Penyebab Harga Batu Bara Terus Membara

PTBA Tancap Gas: Target Produksi 65 Juta Ton Tahun Depan, Menuju 100 Juta Ton di 2030

April 6, 2026
BNI Gelar Pameran dan Pelatihan Umkm Nusantara

Dari Ide ke Aset Finansial: Pemerintah Dorong Kredit Berbasis KI hingga Rp500 Juta

April 6, 2026

Recent News

Bank Maybank Indonesia Kucurkan Pembiayaan Hijau Rp2 Triliun

Maybank Indonesia Genjot Pembiayaan Hijau, Tumbuh 92,9% di 2025

April 6, 2026
Perang Dagang Kian Panas,  Rupiah Diprediksi Dikisaran Rp14.428/USD

Bank Mandiri Tembus Pasar Global, Obligasi USD 750 Juta Diserbu Investor

April 6, 2026

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In