Kita cukup bergantung dengan aktivitas searching untuk mencari informasi apapun di internet. Salah satu yang banyak digunakan ialag Google, dengan platform tersebut, kita bisa mendapatkan informasi yang diinginkan dalam waktu singkat.
Mesin pencarian informasi sendiri didefinisikan sebagai situs yang memiliki kemampuan untuk mencari halaman situs web di internet berdasarkan basis data dengan bantuan kata kunci. Namun, selain Google masih terdapat mesin pencarian lainnya. Di antaranya, Yahoo, Yandex, bing, Baidu, Aoi, Ask, dan lain sebagainya. Menurut data, di Indonesia sendiri hampir seluruh masyarakatnya menggunakan search engine Google, yakni sebanyak 97,57 persen. Sisanya menggunakan Bing, DuckDuckGo, Ecosia, Yahoo, dan Yandex.
“Google memiliki kelebihan pada waktu penyediaan informasi yang cepat dari berbagai sumber sekaligus, memiliki banyak fitur pendukung, terkoneksi dengan pihak ketiga sehingga menyediakan informasi lebih detail, dan menyediakan pencarian dengan berbagai bahasa,” ungkap Moh. Ali Fikri seorang Pranata Komputer dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (11/11/2021).
Mesin pencarian atau search engine bekerja dengan cara mencari berbagai situs di dunia. Setelah itu, data-data situs akan disimpan pada database mesin pencarian. Dari database tersebut, user dapat mengakses situs hanya dengan mengetikkan kata kunci dan kemudian akan diteruskan ke database. Berikutnya, hasil akan diserahkan kepada user.
“Pencarian Google yang menentukan adalah bagaimana kita memasukkan kata kunci yang spesifik. Mesin pencarian jadi dapat mengetahui kemauan user tersebut,” ujarnya.
Seperti pada umumnya, cara menggunakannya dengan mengakses situs search engine. Kemudian, ketikkan kata kunci mengenai apa yang ingin kita cari. Untuk lebih spesifik, kita juga bisa mengatur formatnya baik itu hanya gambar, berita, video, lokasi, buku, dan lain sebagainya. Bahkan, kita juga bisa untuk mengerucutkan informasi pada mesin pencarian dengan format file tertentu sesuai yang diinginkan.
Beberapa tips penggunaan kata kunci. Pertama, gunakan site: untuk mencari situs tertentu. Kedua, related untuk mencari situs yang mirip. Ketiga, filetype untuk pencarian tipe file tertentu. Keempat, – untuk menyingkirkan hasil pencarian yang tidak diinginkan. Kelima, tanda * untuk mencari kalimat dengan beberapa kata yang hilang.
Webinar juga menghadirkan pembicara, Ahmad Lubis Ghozali (Dosen Teknik Informatika Politeknik Negeri Indramayu), Dewi Nurmalasari (FISIP Universitas Wiralodra), Didno (Ketua RTIK Indoramayu), dan Gabcit sebagai Key Opinion Leader.