Info Bisnis id
No Result
View All Result
Monday, March 30, 2026
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home Asuransi

Pasar Obligasi dan Sukuk Bergairah, Penghimpunan Dana Tembus Rp50 Triliun di Awal 2026

by infobisnis@admin
March 30, 2026
0
Perang Dagang Kian Panas,  Rupiah Diprediksi Dikisaran Rp14.428/USD
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aktivitas penghimpunan dana melalui instrumen Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) di Bursa Efek Indonesia menunjukkan kinerja positif sepanjang kuartal I/2026. Hingga 27 Maret 2026, tercatat sebanyak 45 emisi dari 30 penerbit berhasil menghimpun dana sebesar Rp50,87 triliun. Capaian ini mencerminkan tingginya minat pelaku usaha dalam memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pembiayaan alternatif di tengah dinamika ekonomi global.

Direktur BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengungkapkan bahwa potensi pertumbuhan masih cukup besar, tercermin dari pipeline penerbitan yang tetap solid. Saat ini terdapat 28 emisi dari 20 penerbit yang tengah berada dalam antrean. “Sektor keuangan masih menjadi kontributor terbesar dengan 10 perusahaan yang siap melantai,” ujarnya, menegaskan dominasi sektor tersebut dalam aktivitas penerbitan EBUS.

Selain sektor keuangan, sejumlah sektor lain mulai menunjukkan geliat yang positif. Sektor infrastruktur mencatatkan 6 perusahaan dalam pipeline, disusul sektor energi dengan 2 perusahaan. Adapun sektor basic materials dan consumer non-cyclicals masing-masing diwakili oleh 1 perusahaan, yang menunjukkan mulai terjadinya diversifikasi sumber penerbit di pasar obligasi dan sukuk.

Namun demikian, beberapa sektor strategis seperti teknologi, properti, kesehatan, dan transportasi masih belum menunjukkan aktivitas dalam pipeline EBUS kali ini. Hal ini mengindikasikan adanya ketimpangan partisipasi sektoral yang berpotensi menjadi ruang pengembangan bagi regulator dan pelaku pasar untuk mendorong inklusivitas pembiayaan di pasar modal.

Di sisi lain, aktivitas penghimpunan dana melalui skema rights issue juga turut memberikan warna bagi pasar modal Indonesia. Hingga akhir Maret 2026, tercatat 3 perusahaan telah melakukan aksi korporasi tersebut dengan total nilai mencapai Rp3,75 triliun. Meskipun jumlahnya relatif terbatas, instrumen ini tetap menjadi alternatif strategis bagi perusahaan untuk memperkuat struktur permodalan.

Pipeline rights issue juga masih menyimpan potensi tambahan, dengan satu perusahaan dari sektor properti dan real estate yang tengah bersiap melakukan aksi serupa. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan pendanaan korporasi tetap tinggi, terutama di sektor yang sensitif terhadap siklus ekonomi dan suku bunga.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari, menekankan pentingnya kualitas pertumbuhan pasar modal di tengah tren positif saat ini. “Pertumbuhan yang tinggi tidak cukup. Diperlukan langkah perbaikan agar pertumbuhan di pasar modal lebih berkualitas,” ujarnya, menyoroti agenda reformasi integritas yang sedang dijalankan.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

February 13, 2020
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Denominasi Rp20 Ribu ATM Bank DKI

Geopolitik Memanas, Perbankan Perketat Manajemen Risiko

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Denominasi Rp20 Ribu ATM Bank DKI

Geopolitik Memanas, Perbankan Perketat Manajemen Risiko

March 30, 2026
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Pemerintah Siapkan WFH ASN, Efisiensi BBM Dinilai Terbatas

March 30, 2026
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Likuiditas Ekonomi Tumbuh 8,7%, Uang Beredar Tembus Rp10.089 Triliun

March 30, 2026
Konsumen Doyan Belanja Daring, Mall Selama Ramadan Makin Sepi

Emiten Sawit Bersinar di 2025, Prospek 2026 Diproyeksi Moderat

March 30, 2026

Recent News

Denominasi Rp20 Ribu ATM Bank DKI

Geopolitik Memanas, Perbankan Perketat Manajemen Risiko

March 30, 2026
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Pemerintah Siapkan WFH ASN, Efisiensi BBM Dinilai Terbatas

March 30, 2026

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In