Kehadiran perusahaan di tengah masyarakat tidak hanya diukur dari aktivitas operasional dan kontribusi ekonomi, namun juga sejauh mana mampu memahami kebutuhan lingkungan di sekitarnya sekaligus membangun hubungan yang saling menguatkan. Semangat tersebut terus dihadirkan PT Polytama Propindo, produsen resin polipropilena terkemuka di Indonesia, melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diarahkan untuk memberikan manfaat nyata dan relevan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Salah satunya, diwujudkan melalui penyaluran unit kursi lipat kepada masjid-masjid di empat desa ring-1 perusahaan, yakni Desa Limbangan, Lombang, Tinumpuk, dan Majakerta. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan pemerintah desa.
Bagi Polytama, penyediaan fasilitas tersebut bukan semata-mata tentang memberikan bantuan, namun bagian dari upaya untuk memahami kebutuhan masyarakat dan menghadirkan dukungan yang dapat dirasakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Kursi lipat tersebut diperuntukkan untuk mendukung kenyamanan jamaah dalam mengikuti berbagai kegiatan di masjid, mulai dari ibadah, kajian keagamaan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Perhatian juga diberikan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan lebih, khususnya jamaah lanjut usia. Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan mereka dapat mengikuti berbagai kegiatan keagamaan dan sosial dengan lebih nyaman.
Direktur Polytama Propindo, Dwinanto Kurniawan, menyampaikan, keberadaan Polytama di tengah masyarakat harus memberikan arti dan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata. “Bagi kami, keberadaan Polytama bukan hanya tentang menjalankan kegiatan usaha, tetapi juga bagaimana kami dapat tumbuh bersama masyarakat. Karena itu, memahami kebutuhan masyarakat dan membangun kesepahaman menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang saling memberikan manfaat,” ujar Dwinanto Kurniawan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polytama untuk memastikan bahwa program TJSL tidak berhenti pada pemberian bantuan, tetapi berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan diarahkan pada manfaat yang dapat dirasakan secara bersama. Bagi Polytama, hubungan yang baik dengan masyarakat tidak dibangun dalam satu kegiatan atau satu momentum. Hubungan tersebut perlu dirawat melalui komunikasi, keterbukaan, kepedulian dan kemauan untuk memahami kebutuhan masing-masing pihak. Karena itu, membangun kesepahaman bersama menjadi bagian penting dalam perjalanan Polytama untuk tumbuh berdampingan dengan masyarakat.
M. Andri Nugroho selaku GA & Community Development Manager, menambahkan, bantuan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah Perusahaan. “Melalui bantuan ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa Perusahaan berkomitmen untuk hadir menjawab kebutuhan masyarakat sekitar, terutama mereka yang rentan.” ujar Andri.
Polytama percaya bahwa keberlanjutan akan lebih kuat ketika perusahaan dan masyarakat dapat berjalan bersama. Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi, sementara masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi keberlangsungan usaha.
Penyaluran fasilitas masjid ini menjadi salah satu contoh sederhana bagaimana kebutuhan masyarakat dapat diterjemahkan menjadi dukungan yang konkret. Fasilitas yang mungkin terlihat sederhana dapat memiliki arti penting ketika diberikan pada tempat dan kelompok masyarakat yang memang membutuhkannya.
Polytama berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan membangun hubungan yang positif dengan masyarakat sekitar. Kesepahaman menjadi fondasi agar keberadaan perusahaan dan kebutuhan masyarakat dapat berjalan beriringan. Melalui berbagai kontribusi yang diberikan, Polytama berharap dapat terus menghadirkan manfaat yang relevan bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di wilayah sekitar perusahaan.

Dwinanto menegaskan, Polytama berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, memahami kebutuhan masyarakat, serta menghadirkan kontribusi yang memberikan dampak positif.
“Dengan kesepahaman dan kolaborasi yang terus dibangun, Polytama percaya bahwa perusahaan dan masyarakat dapat tumbuh bersama,” tegas Dwinanto.












