Indramayu, 10 September 2026 — PT Polytama Propindo, produsen resin polipropilena terkemuka di Indonesia, terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari komitmen untuk tumbuh bersama dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah. Upaya tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan kunjungan Kapolres Indramayu beserta jajaran ke Plant Site Polytama, Kamis (10/9).
Dalam kesempatan yang sama, juga dilakukan penandatangan perjanjian kerjasama penguatan sinergi kedua belah pihak yang ditandatangani oleh Direktur PT Polytama Propindo Dwinanto Kurniawan dan Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo menyampaikan bahwa penandatanganan kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi landasan untuk membangun sinergi yang lebih terarah dan optimal. “Kami berharap dengan penandatanganan kerja sama ini, berbagai program dan sinergi yang akan dilaksanakan ke depan dapat berjalan lebih terarah, optimal, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Indramayu.” ujar Prianggo.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, membangun pemahaman, sekaligus mempererat hubungan antara dunia usaha dan institusi negara dalam mendukung lingkungan aman, tertib, dan produktif. Sinergi yang dibangun juga diarahkan untuk memperkuat kesadaran terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Direktur Polytama Dwinanto Kurniawan menerima langsung kunjungan Kapolres Indramayu bersama jajaran. Kehadiran jajaran Polres Indramayu mencerminkan pentingnya membangun komunikasi lintas institusi dalam menjaga kesinambungan aktivitas industri, berbagai proyek investasi strategis di daerah termasuk yang saat ini tengah dilakukan Polytama.
Bagi Polytama, membangun hubungan yang baik dengan pemangku kepentingan merupakan bagian penting dari perjalanan perusahaan sebagai pelaku industri yang berada di tengah masyarakat. “Kami menilai, keberlanjutan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kinerja operasional, namun juga oleh sinergi dan kerja sama dengan berbagai institusi yang berada di sekitar wilayah operasional,” ucap Dwinanto.
Apalagi, saat ini Indramayu memiliki posisi penting dalam perkembangan industri dan perekonomian Jawa Barat. Kehadiran aktivitas industri di Indramayu, memberikan keterhubungan dengan berbagai sektor ekonomi, mulai dari tenaga kerja, mitra kerja hingga aktivitas masyarakat lainnya. Karena itu, terciptanya lingkungan yang kondusif menjadi salah satu faktor penting agar seluruh potensi tersebut dapat berkembang secara optimal.
Polytama meyakini bahwa kemajuan daerah tidak dapat dibangun oleh satu pihak. Diperlukan keterlibatan berbagai elemen dengan peran masing-masing, termasuk dunia usaha, pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya, agar proyek strategis dapat berjalan, selesai tepat waktu, dan memberi manfaat bagi daerah.
Disampaikan Dwinanto, stabilitas lingkungan di daerah operasional perusahaan, akan mendukung mobilitas, aktivitas ekonomi, keberlangsungan operasional, serta terciptanya kepercayaan bagi berbagai pihak untuk terus beraktivitas dan berkembang. Lingkungan yang aman juga akan memberikan ruang bagi dunia usaha, termasuk Polytama, untuk menjalankan aktivitas usaha secara berkelanjutan, sesuai rencana bisnis jangka panjang.
Dalam kunjungan, juga dilakukan paparan perkembangan usaha dan kontribusi Polytama, dilanjutkan dengan diskusi sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang terbuka dan konstruktif. Sinergi terbaru ini juga meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, edukasi kesadaran hukum, serta pendekatan preventif dari sisi aspek keamanan operasional perusahaan. “Polytama senantiasa mengajak berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama bersinergi sehingga aktivitas industri dapat berjalan dengan baik , memberikan multiplier effect terhadap perekonomian daerah,” tegas Dwinanto.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan, Polytama saat ini sudah menjadi bagian dari rantai industri petrokimia yang memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor ekonomi. Karena itu, pertumbuhan bisnis yang sehat harus berjalan beriringan dengan terciptanya hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Ke depan, Polytama berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan serta menerapkan tata kelola dan operasional yang transparan dan bertanggung jawab. “Kami yakin, industri yang tumbuh bersama daerah akan menciptakan nilai yang lebih panjang dan berkelanjutan, bukan hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat Indramayu dan perekonomian nasional,” ucap Dwinanto












