Info Bisnis id
No Result
View All Result
Sunday, March 1, 2026
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home lifestyle

Ciri-ciri Online Shop Bodong

by Hermawan
September 16, 2021
0
Cek-cek Sebelum Belanja Online

Online Shop

157
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang yang tidak menggunakan marketplace untuk berbelanja online lalu masih memanfaatkan media sosial seperti Instagram untuk berbelanja. Sebenarnya tidak masalah karena mungkin ada sebagian orang yang lebih senang untuk berkomunikasi langsung salah satunya dengan WhatsApp ketimbang di marketplace.

Meskipun berbelanja di media sosial harus lebih berhati-hati karena bertransaksi secara langsung, transfer uang secara langsung tanpa pihak ketiga. Itu sangat berisiko apabila terjadi permasalahan, online shop asli pun sulit untuk melakukan pembatalan, retur dan sebagainya.

Terparah memang toko online bodong yang memang didesain untuk menipu, awalnya sulit terdeteksi namun kini dapat dilihat perbedaannya. Nindy Tri Jayanti, pebisnis online yang juga pembina UMKM membagikan ciri-ciri online shop penipu. Dia mencontohkan di Instagram, yang bahkan juga sudah ada akun Instagram yang mengumpulkan akun-akun bodong di Instagram.

Secara kasat mata sebenarnya dapat terlihat online shop itu penipu yakni dengan memberikan harga murah. Mereka mengatakan promo beli 1 gratis 1 dengan harga yang juga sudah murah. Bukan hanya itu bahkan mereka menawarkan gratis ongkos kirim.

“Sungguh tidak masuk akal, sekarang kita dapat mengecek harga pasaran sebuah produk dengan mudah hanya membuka marketplace atau Googling saja nanti muncul berbagai toko dan menampilkan harga-harga yang tidak jauh berbeda. Dari situ kita tahu kisaran harga produk itu berapa? Tidak masuk akal lagi dengan menggratiskan ongkos kirim tanpa ada bantuan marketplace, Indonesia luas, konsumen mereka tentu bisa saja berasal dari pelosok yang harga ongkos kirimnnya mahal,” ungkapnya rinci.

Berbicara pada webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (15/9/2021), Nindy memberikan hal-hal yang tidak masuk akal lainnya yang menurutnya gunanya netizen Indonesia untuk berpikir kritis agar dapat melihat yang ada di Internet secara terinci dan penuh logika. Bahkan, beberapa online shop itu menjual berbagai produk dengan satu harga yakni Rp 100 ribu plus gratis biaya ongkos kirim. Sungguh sudah tidak masuk akal.

Semua foto di Instagram, captionnya sama seakan-akan hanya copy-paste juga tagarnya sama. Tidak ada kata-kata penggugah untuk menarik konsumen, mereka hanya menawarkan harga murah gratis ongkos kirim yang nyatanya cukup untuk menjaring minat korban. Tidak ada story Instagram juga yang biasanya digunakan toko online Instagram untuk mendekatkan diri dengan konsumen.

Ciri lainnya ialah mematikan kolom komentar, di saat toko online lainnya berharap banyak komentar mereka malah membatasi komentar yang masuk.

“Tujuan mematikan kolom komentar agar tidak ketahuan kalau mereka penipu karena biasanya modusnya ketika kita sudah berkomunikasi melalui WhatsApp dan sudah transfer. Langsung mereka akan menghilang dan nomor WhatsApp kita di-block, otomatis kita akan kembali ke Instagram dan akan meminta hak kita. Oleh karena itu, mereka membatasi kolom komentar agar tidak dikomentati oleh para korbannya. Sehingga para calon konsumen atau calon korban itu tidak bisa mengetahui bahwa akun ini adalah akun palsu karena tidak dapat melihat komentar,” jelasnya.

Lalu kita bisa mengecek lagi kolom tag yang biasanya berisi foto-foto yang orang lain tag kepada kita. Toko online asli biasanya banyak foto tag yang berasal dari konsumen. Tidak masuk akal, pengikut ratusan ribu namun like sedikit, tidak ada komentar dan tidak ada foto tag. Dipastikan akun toko online itu bodong.  Jangan hanya percaya pada jumlah follower banyak yang itu bisa beli.

Memeriksa reputasi penjual, mengecek toko dengan seksama merupakan bagian dari bagaimana kita bisa aman berbelanja online. Setelah itu kita juga harus menghindari transaksi secara langsung, maka lebih baik jika berbelanja online menggunakan marketplace bukan di media sosial.

Webinar juga menghadirkan pembicara Ricco Antonius (Owner Patris Official Store), Leni Fitriani (STT Garut), Al Akbar Rahmadillah (Sobat Cyber Indonesia), dan Almira Vania sebagai Key Opinion Leader.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

February 13, 2020
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Polytama Komitmen Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat dalam Proyek Pembangunan Jetty dan Propylene Storage Tank

Berstatus PMDN, Polytama Kedepankan Compliance Regulasi dan Manfaat bagi Masyarakat

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Polytama Komitmen Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat dalam Proyek Pembangunan Jetty dan Propylene Storage Tank

Berstatus PMDN, Polytama Kedepankan Compliance Regulasi dan Manfaat bagi Masyarakat

February 27, 2026
Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

February 26, 2026
Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

February 24, 2026
Perang Dagang Kian Panas,  Rupiah Diprediksi Dikisaran Rp14.428/USD

Uang Beredar Januari 2026 Tumbuh 10 Persen, BI Catat M2 Tembus Rp10.117 Triliun

February 24, 2026

Recent News

Polytama Komitmen Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat dalam Proyek Pembangunan Jetty dan Propylene Storage Tank

Berstatus PMDN, Polytama Kedepankan Compliance Regulasi dan Manfaat bagi Masyarakat

February 27, 2026
Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

February 26, 2026

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In