Setiap pengguna internet sebaiknya memahami literasi digital yang didalamnya terdapat etika digital. Etika merupakan hal yang boleh atau tidak, baik dan buruk yang dilakukan di ruang digital.
Etika yang baik di dunia digital itu mudah yang dapat dilakukan oleh semua orang yakni tidak melakukan hal yang merugikan orang lain. Seperti menjaga privasi mereka. Jangan sampai kita mengumbar data informasi orang lain untuk keamanan. Tetapi jangan lupa juga untuk keamanan diri kita data diri kita pun tidak terlalu terbuka di ruang publik.
Etika yang baik lainnya adalah dengan memberi komentar atau saran yang positif di setiap postingan orang lain. Terlebih postingan yang berbentuk karya sebaiknya kita memberikan saran yang positif, memberi kritik yang membangun.
“Fokus pada karyanya bukan malah salah fokus terhadap personal. Seringkali kita menjumpai, para netizen mengomentari sebuah konten malah mem-bully pembuatnya,” ujar Arya Shani Pradhana, Tekape Workingspace saat mengisi webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/9/2021).
Di ruang digital juga bukan hanya persoalan apa yang kita lakukan namun etika juga harus diterapkan saat kita membalas komentar orang lain. Mampu mengontrol emosi menjadi salah satu etika baik. Jangan sampai ketika ada komentar yang buruk di dalam unggahan kita, membalas dengan penuh emosi sehingga yang terjadi malah perdebatan atau perkelahian di dunia digital.
“Etika baik ini semata-mata sebenarnya adalah membentuk citra diri positif diri kita, karena setiap tulisan dan apapun yang kita lakukan di dunia digital adalah perwakilan dari kita,” tambahnya.
Selain itu berinteraksi kita di ruang digital harus disadari bahwa kita sedang bersama dengan manusia lain. Mereka harus dihargai sebagaimana kita menghargai diri kita sendiri.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/9/2021) juga menghadirkan pembicara Zacky Badrudin (Owner Visquares), Made Sudaryani (Managing Director D&D Consulting), dan Sari Hutagalung sebagai Key Opinion Leader.












