Laba FIFGroup Tembus Rp4,63 Triliun di 2025, Pembiayaan Tumbuh Signifikan
PT Federal International Finance (FIFGroup) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 pada Kamis (12/3/2026). Agenda utama pertemuan yang dihadiri jajaran Direksi, Dewan Komisaris, dan pemegang saham itu adalah pengesahan Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan tahun 2025.
Dalam RUPS tersebut, manajemen melaporkan torehan kinerja impresif sepanjang tahun lalu. FIF Group membukukan laba bersih sebesar Rp4,63 triliun pada 2025. Angka ini tumbuh 4,92 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan perolehan laba bersih 2024 yang mencapai Rp4,42 triliun.
Capaian tersebut telah melalui proses audit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan, yang merupakan anggota jaringan PricewaterhouseCoopers (PwC).
“Hal ini sejalan dengan yang telah dilaporkan dalam Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2025 yang telah diaudit,” tulis manajemen dalam keterangan resminya, Kamis (12/3/2026).
Penyaluran Pembiayaan Melesat
Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh ekspansi bisnis pembiayaan yang solid. FIF Group mencatatkan nilai penyaluran pembiayaan sepanjang 2025 mencapai Rp49,45 triliun. Realisasi ini naik 7,64 persen yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai Rp45,94 triliun.
Peningkatan volume pembiayaan ini tidak membuat perusahaan lengah dalam menjaga kualitas portofolio. Terbukti, rasio Non-Performing Finance (NPF) atau pembiayaan bermasalah berhasil ditekan di level 0,20 persen pada 2025.
Berdasarkan penetapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), capaian NPF tersebut menempatkan FIF Group dalam klasifikasi sebagai perusahaan pembiayaan yang sangat sehat.
Perombakan Susunan Direksi dan Komisaris
Momentum RUPS Tahunan ini juga menjadi penanda akhir masa jabatan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris perseroan. Para pemegang saham kemudian menunjuk dan mengangkat kembali jajaran manajemen untuk periode kepengurusan berikutnya.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru ditetapkan akan menjabat hingga penyelenggaraan RUPS tahun 2028. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan kepemimpinan serta melanjutkan tren pertumbuhan positif yang telah diraih perseroan.
Dewan komisaris
Presiden Komisaris: Siswadi
Komisaris: Thomas Junaidi Alim Wijaya
Komisaris Independen: Margono Tanuwijaya
Komisaris Independen: R. Nunu Soetjahja Noegroho
Direksi
Presiden Direktur: Indra Gunawan
Direktur: Setia Budi
Direktur: Sri Harjati
Direktur: Daniel Hartono
Direktur: Julius Julianto Kusdinar
Direktur: Santi
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Federal International Finance (FIF Group) tak hanya mengesahkan laporan keuangan tahun buku 2025, tetapi juga merombak jajaran direksi dan dewan komisaris. Siswadi resmi ditunjuk sebagai Presiden Komisaris, menggantikan Rudy.
Sementara itu, kursi pimpinan tertinggi eksekutif beralih ke Indra Gunawan. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai direktur ini kini dipercaya mengemban amanah sebagai Presiden Direktur FIF Group, menggantikan Siswadi yang berpindah posisi ke jajaran komisaris.
Tak hanya itu, rotasi juga terjadi di level direksi. Valentina Chai Wei Li digantikan oleh Santi sebagai Direktur Federal International Finance. Perseroan juga mengangkat Julius Julianto Kusdinar sebagai direktur, mengisi posisi yang ditinggalkan Indra Gunawan.
Komitmen Keberlanjutan dan Optimisme Masa Depan
Di tengah pergantian kepemimpinan, FIF Group tetap menunjukkan konsistensinya terhadap aspek sosial dan lingkungan. Dalam kesempatan RUPS tersebut, jajaran direksi memaparkan berbagai aktivitas keberlanjutan yang tertuang dalam program-program strategis perusahaan.
Berbagai inisiatif itu berfokus pada penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) melalui FIFGROUP 2030 Sustainability Aspirations. Langkah ini menegaskan komitmen perseroan dalam menjalankan bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial.
Dengan kepemimpinan baru dan fondasi kinerja 2025 yang solid—mencatatkan laba bersih Rp4,63 triliun dan penyaluran pembiayaan Rp49,45 triliun—Indra Gunawan menyatakan optimismenya.
“Federal International Finance optimistis akan terus bertumbuh dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Indra.
Ia menegaskan, hal tersebut seiring dengan komitmen perseroan untuk mewujudkan misinya, yaitu Membawa Kehidupan yang Lebih Baik untuk Masyarakat.












