Info Bisnis id
No Result
View All Result
Sunday, March 29, 2026
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Kinerja Moncer 2025, MIDI Raup Laba Rp792 Miliar dan Perkuat Kas

by infobisnis@admin
March 26, 2026
0
Mendag Tantang Pengusaha Ritel Pakai Teknologi Digital
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Midi Utama Indonesia Tbk. (MIDI), pengelola jaringan Alfamidi, mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025 dengan laba bersih mencapai Rp792,36 miliar. Angka ini tumbuh signifikan 45,01% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp546,40 miliar, menandakan efektivitas strategi operasional dan ekspansi perseroan di tengah persaingan industri ritel.

Kinerja positif tersebut turut mendorong peningkatan laba per saham (EPS) dari Rp16,34 menjadi Rp23,70 per lembar saham. Sementara itu, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp20,64 triliun atau tumbuh 3,79% secara tahunan, mencerminkan pertumbuhan yang tetap terjaga meski konsumsi masyarakat cenderung selektif.

Kontributor utama pendapatan masih berasal dari luar Pulau Jawa yang mencapai Rp9,82 triliun. Wilayah Jabodetabek menyumbang Rp8,06 triliun, sedangkan Pulau Jawa lainnya sebesar Rp2,85 triliun. Komposisi ini menunjukkan bahwa ekspansi ke luar Jawa menjadi salah satu kunci pertumbuhan perusahaan.

Di tengah peningkatan pendapatan, beban pokok penjualan juga naik 4,03% menjadi Rp15,24 triliun. Namun demikian, perseroan tetap mampu menjaga margin dengan membukukan laba kotor sebesar Rp5,39 triliun, meningkat 3,12% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, total aset MIDI tumbuh 4,54% menjadi Rp9,12 triliun. Ekuitas meningkat 5,85% menjadi Rp4,54 triliun, sementara liabilitas relatif terkendali di Rp4,58 triliun dengan kenaikan hanya 3,28%. Struktur keuangan ini mencerminkan kondisi fundamental yang sehat dan ruang ekspansi yang masih terbuka.

Salah satu indikator paling menonjol adalah lonjakan kas dan setara kas yang mencapai Rp576,19 miliar atau naik 52,38%. Peningkatan likuiditas ini memberikan fleksibilitas bagi perusahaan untuk memperkuat jaringan gerai serta meningkatkan efisiensi operasional ke depan.

Secara industri, sektor ritel modern di Indonesia memang menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil. Data dari NielsenIQ mencatat pertumbuhan ritel FMCG Indonesia berada di kisaran 4–5% pada 2025, didorong oleh pemulihan daya beli dan ekspansi jaringan ritel modern ke kota-kota tier dua dan tiga.

Manajemen PT Midi Utama Indonesia Tbk menegaskan bahwa kinerja ini mencerminkan kekuatan model bisnis yang adaptif, dengan fokus pada efisiensi dan penetrasi pasar. “Pertumbuhan laba yang kuat didukung oleh strategi ekspansi yang selektif dan peningkatan efisiensi operasional,” menjadi gambaran arah perusahaan dalam menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri ritel nasional.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

February 13, 2020
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Begini Nasib Terkini Dua Kapal Pertamina yang Masih Tersandera di Selat Hormuz

Indonesia Tak Boleh Lewat Selat Hormuz, Pemerintah Cari Sumber Minyak Alternatif

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Begini Nasib Terkini Dua Kapal Pertamina yang Masih Tersandera di Selat Hormuz

Indonesia Tak Boleh Lewat Selat Hormuz, Pemerintah Cari Sumber Minyak Alternatif

March 27, 2026
Jonan Resmikan LPMAK Freeport

Tambang Martabe Kembali Beroperasi, UNTR Prioritaskan Kepatuhan Lingkungan

March 27, 2026
Antam Incar Penjualan Emas Mencapai 32 Ton

AMMN Targetkan Produksi Konsentrat 900 Ribu Ton di 2026

March 27, 2026
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Cadangan Minyak RI Cukup 24 Hari, Pemerintah Jaga Pasokan Tetap Stabil

March 27, 2026

Recent News

Begini Nasib Terkini Dua Kapal Pertamina yang Masih Tersandera di Selat Hormuz

Indonesia Tak Boleh Lewat Selat Hormuz, Pemerintah Cari Sumber Minyak Alternatif

March 27, 2026
Jonan Resmikan LPMAK Freeport

Tambang Martabe Kembali Beroperasi, UNTR Prioritaskan Kepatuhan Lingkungan

March 27, 2026

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In