Info Bisnis id
No Result
View All Result
Monday, March 30, 2026
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home Investasi

Aksi Divestasi TP Rachmat di ESSA, Strategi Ambil Untung Saat Saham Menguat

by infobisnis@admin
March 30, 2026
0
IHSG Berpotensi Balik Melemah, Koleksi Saham Pilihan Analis

Investor sedang mengamati pergerakan saham di Bursa efek Beberapa waktu lalu

152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tokoh bisnis nasional Theodore Permadi Rachmat melakukan aksi divestasi atas sebagian kepemilikan sahamnya di PT Essa Industries Indonesia Tbk. Penjualan dilakukan pada 26 Maret 2026 melalui delapan transaksi terpisah dengan total volume mencapai 60.822.800 saham dan nilai transaksi sebesar Rp45,87 miliar.

Rangkaian transaksi dimulai dari penjualan 5 juta saham di harga Rp740 per lembar, diikuti pelepasan 5,36 juta saham di harga Rp745. Aksi terbesar terjadi saat penjualan 24,75 juta saham pada harga Rp750, yang menjadi kontributor utama nilai transaksi secara keseluruhan.

Selanjutnya, transaksi berlanjut dengan pelepasan saham dalam beberapa tahap, termasuk penjualan pada rentang harga Rp755 hingga Rp775 per lembar. Pola ini mencerminkan strategi bertahap untuk memaksimalkan harga jual di tengah tren penguatan saham ESSA dalam beberapa waktu terakhir.

Manajemen menyatakan bahwa tujuan transaksi ini adalah untuk divestasi dengan status kepemilikan langsung. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi portofolio, terutama dalam momentum pasar yang sedang menguat.

Setelah seluruh transaksi rampung, kepemilikan saham TP Rachmat di ESSA turun menjadi 981,09 juta lembar atau setara 5,69%, dari sebelumnya 1,04 miliar saham atau 6,04%. Penurunan ini menunjukkan reposisi kepemilikan tanpa keluar sepenuhnya dari perusahaan.

Di sisi lain, pergerakan saham ESSA menunjukkan tren positif. Pada perdagangan 27 Maret 2026, saham ESSA ditutup menguat 0,67% ke level Rp755. Dalam sepekan, saham ini naik 2,03% dan melonjak 22,76% dalam satu bulan terakhir, mencerminkan minat investor yang tinggi terhadap emiten tersebut.

Kondisi ini sejalan dengan kinerja fundamental perusahaan yang menguat. ESSA sebelumnya dilaporkan mencatat lonjakan laba signifikan dan berhasil mencapai posisi tanpa utang pada akhir 2025, yang memperkuat sentimen positif di pasar.

Secara global, sektor energi dan kimia juga tengah mengalami pemulihan. Data International Energy Agency menunjukkan permintaan energi global diproyeksikan tumbuh sekitar 3% pada 2026, didorong oleh pemulihan industri dan transisi energi. Momentum ini turut mendukung prospek emiten seperti ESSA, sehingga aksi divestasi di tengah tren kenaikan harga saham dapat dipandang sebagai langkah strategis untuk merealisasikan keuntungan sekaligus menjaga eksposur investasi jangka panjang.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

February 13, 2020
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Denominasi Rp20 Ribu ATM Bank DKI

Geopolitik Memanas, Perbankan Perketat Manajemen Risiko

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Denominasi Rp20 Ribu ATM Bank DKI

Geopolitik Memanas, Perbankan Perketat Manajemen Risiko

March 30, 2026
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Pemerintah Siapkan WFH ASN, Efisiensi BBM Dinilai Terbatas

March 30, 2026
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Likuiditas Ekonomi Tumbuh 8,7%, Uang Beredar Tembus Rp10.089 Triliun

March 30, 2026
Konsumen Doyan Belanja Daring, Mall Selama Ramadan Makin Sepi

Emiten Sawit Bersinar di 2025, Prospek 2026 Diproyeksi Moderat

March 30, 2026

Recent News

Denominasi Rp20 Ribu ATM Bank DKI

Geopolitik Memanas, Perbankan Perketat Manajemen Risiko

March 30, 2026
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Pemerintah Siapkan WFH ASN, Efisiensi BBM Dinilai Terbatas

March 30, 2026

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In