Info Bisnis id
No Result
View All Result
Monday, March 30, 2026
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home Asuransi

Laba AMAG Turun 41% di 2025, Beban Klaim Jadi Penekan Utama

by infobisnis@admin
March 30, 2026
0
Ini 4 Alasan Generasi Milenial Perlu Proteksi dari Risiko Keuangan

Melalui Qoala.app, produk asuransi tersedia secara online dan dapat diakses dengan mudah sehingga cocok untuk para milenial yang membutuhkan proteksi

152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk mencatat penurunan laba bersih sepanjang 2025 di tengah pertumbuhan premi dan aset. Tekanan utama terhadap kinerja perseroan berasal dari peningkatan beban klaim yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tantangan di industri asuransi umum.

Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2025, laba bersih AMAG tercatat sebesar Rp156,49 miliar, turun signifikan 41% dibandingkan Rp265,24 miliar pada periode yang sama tahun 2024. Penurunan ini terjadi meskipun perusahaan masih mencatatkan pertumbuhan bisnis dari sisi pendapatan premi.

Total premi yang dibukukan perseroan meningkat 11,48% menjadi Rp2,87 triliun pada 2025, dibandingkan Rp2,58 triliun pada 2024. Kinerja ini menunjukkan bahwa ekspansi bisnis tetap berjalan, seiring meningkatnya kebutuhan proteksi di berbagai sektor ekonomi.

Namun demikian, kenaikan premi tidak sepenuhnya mampu mengimbangi peningkatan beban klaim. Sepanjang 2025, beban klaim tercatat naik 2,47% menjadi Rp1,17 triliun dari Rp1,14 triliun pada tahun sebelumnya, yang secara langsung menekan margin underwriting perusahaan.

Sebagai perbandingan, pada 2024 perseroan mencatat hasil underwriting sebesar Rp872,36 miliar yang menjadi penopang utama laba. Kondisi ini menunjukkan adanya penurunan kualitas profitabilitas underwriting pada 2025, meskipun aktivitas bisnis tetap tumbuh.

Dari sisi neraca, AMAG mencatat pertumbuhan yang cukup solid. Total aset meningkat 17% menjadi Rp5,75 triliun pada 2025, sementara ekuitas naik 18% menjadi Rp2,17 triliun. Hal ini mencerminkan fundamental perusahaan yang masih relatif kuat meskipun laba mengalami tekanan.

Di sisi investasi, hasil yang dibukukan perseroan mengalami penurunan sebesar 7,54% menjadi Rp134,59 miliar dari Rp145,57 miliar pada 2024. Penurunan ini turut berkontribusi terhadap melemahnya laba bersih, di tengah volatilitas pasar keuangan yang masih berlangsung.

Secara industri, tantangan yang dihadapi AMAG sejalan dengan tren global. Data Swiss Re Institute menunjukkan bahwa klaim asuransi non-jiwa secara global meningkat akibat frekuensi bencana dan inflasi biaya, sementara pertumbuhan premi diproyeksikan hanya sekitar 3–4% per tahun. Kondisi ini menegaskan pentingnya pengelolaan risiko dan efisiensi underwriting untuk menjaga profitabilitas perusahaan di tengah tekanan eksternal.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

February 13, 2020
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Denominasi Rp20 Ribu ATM Bank DKI

Geopolitik Memanas, Perbankan Perketat Manajemen Risiko

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Denominasi Rp20 Ribu ATM Bank DKI

Geopolitik Memanas, Perbankan Perketat Manajemen Risiko

March 30, 2026
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Pemerintah Siapkan WFH ASN, Efisiensi BBM Dinilai Terbatas

March 30, 2026
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Likuiditas Ekonomi Tumbuh 8,7%, Uang Beredar Tembus Rp10.089 Triliun

March 30, 2026
Konsumen Doyan Belanja Daring, Mall Selama Ramadan Makin Sepi

Emiten Sawit Bersinar di 2025, Prospek 2026 Diproyeksi Moderat

March 30, 2026

Recent News

Denominasi Rp20 Ribu ATM Bank DKI

Geopolitik Memanas, Perbankan Perketat Manajemen Risiko

March 30, 2026
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Pemerintah Siapkan WFH ASN, Efisiensi BBM Dinilai Terbatas

March 30, 2026

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In