PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) memastikan fundamental bisnis serta arah strategis perusahaan tetap kokoh di tengah gejolak pasar global dan perubahan komposisi indeks bursa internasional.
Corporate Secretary ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto, menyebut dinamika indeks global sebagai bagian alami dari proses pasar modal yang terus bergerak, dipengaruhi oleh struktur pasar, aksesibilitas, likuiditas, serta evaluasi indeks berkala.
“ANTAM memandang dinamika pasar sebagai mekanisme yang wajar. Perseroan tetap fokus menjaga fundamental bisnis, memperkuat keunggulan operasional, serta memastikan keberlanjutan strategi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Wisnu dalam keterangan resmi, Rabu (13/5/2026).
ANTAM menegaskan bahwa strategi hilirisasi mineral dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional terus berjalan sesuai rencana. Perseroan memastikan proyek-proyek strategis, termasuk rantai pasok baterai EV berbasis nikel, tidak mengalami hambatan.
Langkah ini menjadi krusial. Di tengah tekanan harga logam baterai global, ANTAM terus berupaya menangkap nilai tambah di luar ekspor bijih mentah. Program hilirisasi nikel menjadi tulang punggung mesin pertumbuhan nilai perusahaan.
Agar tetap menarik bagi investor global, ANTAM mempercepat penguatan tata kelola perusahaan. Wisnu menekankan bahwa transparansi, keterbukaan informasi, dan keterlibatan aktif dengan investor kini menjadi pilar utama untuk menarik investasi jangka panjang.
Perseroan juga meningkatkan komunikasi dengan investor institusi global, berpartisipasi aktif dalam forum investasi internasional, serta memperkuat standar pelaporan publik. Selain itu, ANTAM mempertegas komitmen terhadap ESG (Environmental, Social, and Governance) melalui audit independen dan pelaporan keberlanjutan yang terstruktur.
“ANTAM akan terus fokus pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan fundamental bisnis, hilirisasi, serta penerapan tata kelola perusahaan berstandar internasional,” kata Wisnu.
Meski perubahan indeks global berpotensi memicu penyesuaian portofolio jangka pendek, ANTAM menegaskan bahwa fundamental operasionalnya tetap terjaga. Bagi investor yang mencermati ambisi rantai pasok EV Indonesia, ANTAM memilih untuk fokus pada pertumbuhan jangka panjang, bukan pada kebisingan pasar sesaat.












