Info Bisnis id
No Result
View All Result
Thursday, February 26, 2026
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
Subscribe
Info Bisnis id
  • Investasi
  • Home
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • teknologi
  • lifestyle
  • otomotif
  • tips
  • persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi
No Result
View All Result
Info Bisnis id
No Result
View All Result
Home Perbankan

FASW Incar Dana Right Issue Rp3,49 Triliun

by infobisnis@admin
March 14, 2025
0
157
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Untuk memperkuat modal dalam rangka mendukung ekspansi bisnis dan pelunasan utang, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) akan menggelar penawaran umum terbatas (PUT) I atau right issue. Dalam aksi korporasi ini, perusahaan akan menerbitkan 743.366.636 saham baru dengan nilai nominal Rp500 per lembar melalui mekanisme hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Informasi ini tercantum dalam prospektus yang dirilis perusahaan di Jakarta.

Pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) per 15 Mei 2025 pukul 16.00 WIB berhak atas HMETD dengan rasio 100:30. Artinya, setiap pemegang 100 saham lama akan memperoleh 30 HMETD, di mana setiap satu HMETD dapat digunakan untuk membeli satu saham baru. Harga pelaksanaan right issue ini ditetapkan sebesar Rp4.700 per lembar, sehingga perusahaan berpotensi menghimpun dana segar sebesar Rp3,49 triliun.

Dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini, setelah dikurangi biaya emisi, akan dialokasikan untuk berbagai keperluan strategis. Sekitar 85% dari dana tersebut akan digunakan untuk membayar sebagian pinjaman perusahaan, 5% dialokasikan untuk belanja modal, dan 10% sisanya akan digunakan sebagai tambahan modal kerja. Rencana ini telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Januari 2025.

Pihak FASW memperkirakan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memberikan pernyataan efektif atas rencana right issue ini pada 30 April 2025. Manajemen FASW yakin bahwa tambahan modal melalui skema HMETD ini akan memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan perusahaan secara keseluruhan. “Penambahan modal ini akan membantu mengurangi liabilitas, memperbaiki rasio utang terhadap ekuitas, serta meningkatkan jumlah saham beredar,” ungkap direksi FASW.

Saat ini, kondisi keuangan Fajar Surya Wisesa masih dalam tekanan. Perusahaan mencatatkan kerugian sebesar Rp1,10 triliun pada tahun 2024, meningkat 76,58% dibandingkan dengan kerugian Rp625,86 miliar pada tahun sebelumnya. Pendapatan bersih perusahaan juga mengalami penurunan tipis 0,32% menjadi Rp7,69 triliun dari Rp7,72 triliun di tahun 2023. Dengan langkah ini, diharapkan kondisi keuangan perusahaan dapat membaik dan mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Almarhum Ciputra Dinilai Sebagai Maestro Properti Indonesia

Kisah Sukses Pengusaha Indonesia: Dari Nol Hingga Menjadi Miliuner. Mulai Ciputra Hingga William Tanuwijaya

September 18, 2023
Apa itu Netiket ?

Dampak Tidak Beretika di Media Digital

July 28, 2021
Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

Kisah Sukses Yasunli Transformasikan Plastik Jadi Berbagai Macam Produk

February 13, 2020
Bangun Masyarakat Digital yang Beradab

Perubahan Perilaku Masyarakat Era Digital

October 31, 2021
Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

0
Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

Awal Pekan Rupiah Bergerak Menguat

0
Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

Tiket Mahal, Pertamina Sesuaikan Harga Avtur

0
Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Presiden Jokowi Optimis Sektor Pariwisata bisa Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

0
Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

February 26, 2026
Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

February 24, 2026
Perang Dagang Kian Panas,  Rupiah Diprediksi Dikisaran Rp14.428/USD

Uang Beredar Januari 2026 Tumbuh 10 Persen, BI Catat M2 Tembus Rp10.117 Triliun

February 24, 2026
Dukung Pemulihan Ekonomi, bank bjb Fasilitasi SBR 011

Emisi Obligasi dan Sukuk 2026 Capai Rp15,71 Triliun, Multifinance Dominasi Pipeline

February 24, 2026

Recent News

Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 38,9% Menjadi Rp2,22 Triliun pada Tahun Buku 2025

February 26, 2026
Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

Perkuat Ekosistem Industri, Bank Indonesia Tinjau Langsung Proses Produksi Polipropilena Polytama

February 24, 2026

Categories

  • Agrobisnis
  • Asuransi
  • Bisnis
  • CEO
  • CSR
  • Foto
  • Investasi
  • lifestyle
  • Migas
  • News
  • Opini
  • otomotif
  • Perbankan
  • persona
  • Rubrik
  • teknologi
  • tips
  • Tokoh
  • Uncategorized
  • Wawancara
  • Wirausaha

Site Navigation

  • Tentang Kami
  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Tokoh
  • Wawancara
  • Asuransi
Info Bisnis id

Referensi utama seputar bisnis terkini

© 2019 infobisnis.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Investasi
  • News
  • Wirausaha
  • Perbankan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Tips
  • Persona
    • Tokoh
    • Opini
    • Wawancara
  • Foto
  • Asuransi

© 2019 infobisnis.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In